Posts

DIRGAHAYU MP KE-56

Image
DIRGAHAYU MP KE-56
Kelahiranmu adalah kehendak alam...
Tumbuh berkembang bak anak jaman
Merebak bak jamur di musim hujan
Nusantara menyambutmu penuh harapan Kiprah Demi kiprah kau torehkan..
Prestasi Demi prestasi dalam genggaman..
Kisah Demi kisah telah tertuliskan
Menghiasa perjalanmu nan amat panjang...

HUT MERPATI PUTIH ke 56

Image
Perayaan HUT 56 Merpati Putih oleh Pengurus Pusat MERPATI PUTIH dihadiri oleh Pewaris Merpati Putih ( dikarenakan Mas Amos berhalangan hadir sekaligus saya mewakilkan), Ketua Yayasan Saring Hadi Poernomo Om Dr. Agung Darmanto, SpA, Ketua Umum beserta jajaran Pengurus Pusat MERPATI PUTIH, Ketua MP Pengda DKI, Ketua / Perwakilan MP Cabang Merpati Putih DKI dan Jawa Barat , Perwakilan dari MP Pengda Jawa Barat, Perwakilan dari Pengurus MP Pengda NTN, MP Cabang Khusus Kopassus, MP Cabang Khusus LAN, serta senior senior Merpati Putih.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan launching KUDI secara resmi, yang diserahkan oleh Calon Cabang Khusus UBUD kepada Pewaris di dampingi oleh Ketua Umum Pengurus Pusat MERPATI PUTIH.

Jayalah MERPATI PUTIH KITA !!!

by Nehemia Budi Setyawan

Thai Boxing Lawan Silat Merpati Putih

Image
Tantangan Thongchai, seorang team manager Thai Boxing, untuk bertanding dengan seni beladiri apapun namanya, termasuk pencak silat di Indonesia, ternyata menyengat harga diri tokoh2 beladiri di Jakarta.
Bahkan Leo Hartono yang ketua ps, Merpati Putih, segera angkat telpon ke salah satu koran di ibukota. Tanpa menghilangkan kesan panas Leo berucap, bahwa perguruannya siap meladeni Thai Boxing, kapan dan dimanapun tempatnya tak jadi soal.
Tantangan Thongchai yang terlontar ketika ia berwawancara terlontar dengan wartawan2 ibu kota yang menjemputnya di Halim Perdanakusuma dua hari sebelum Thai Boxing turun ke gelanggang Istora Senayan, nampaknya cuma sekadar promosi belaka. Ia tidak mengira bahwa yang ia lontarkan itu mengundang kehadiran Budi Santoso dan Poerwoto HP, pelatih2 Merpati Putih, yang diminta oleh Leo Hartono untuk menemuinya.

Diversifikasi Program Latihan

Untuk beberapa posting artikel kedepan, Saya cuplikan postingan dari Mas Suprapto Purwijayanto Ketua Umum Pengurus Pusat PPS Betako Merpati Putih Munas 1999 dari forum sahabatsilat.com, semoga bisa menambah wawasan anggota Merpati Putih:

DIVERSIFIKASI PROGRAM LATIHAN

Dalam perjalanan MP, mudah ditengarai adanya berbagai macam kebutuhan/interest menyangkut program latihan. Sekurangnya ada kebutuhan pendalaman yang berbeda beda dalam kecabangan keilmuan pencaksilat. Kemudian ada kebutuhan khusus yang merupakan pengembangan pencaksilat untuk manfaat yang lebih luas.

Dilain pihak, program latihan standar/reguler yang ada, memang dirancang moderat, sehingga pembobotan beban latihan dirancang untuk kondisi pesilat rata2/umum, untuk rentang usia yang lebar, baik putra maupun putri.

Pewaris Perguruan Merpati Putih Ini Ingin Pencak Silat Mendunia

Image
TRIBUNJOGJA.COM - Belajar pencak silat sedari dini, membuat Nehemia Budi Setyawan begitu mencintai olahraga beladiri asli Nusantara ini.

Pencak silat begitu mendarah daging bagi putra almarhum Budi Santoso Hadi Poernomo, guru besar Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih.

Sebagai pewaris perguruan, tekad Hemi, demikian ia akrab dipanggil, sudah bulat untuk membesarkan pencak silat.

Sekelumit Sejarah Perjalanan Merpati Putih

Image
By Nehemia Budi Setyawan
Selamat siang rekan rekan semuanya. Sekelumit sejarah Perjalanan Merpati Putih yang bisa kita sharing disini.

Mas Poeng Mas Budi sewaktu remaja aktif di kegiatan Pemuda Gereja di Yogyakarta. Dan Mas Sukomartoyo / Romo Suko /Romo Hadi yang seorang Katholik (rumahnya di Jamu Lugumurni depan THR jl Katamso Yogya) adalah sahabat dekat Mas Poeng/Mas Budi/ Mbak Edi ( Mbak Edi adalah adik Mas Poeng /kakak Mas Budi). Mereka bertiga Mas Poeng, Mas Budi dan Mas Suko adalah Teman sepermainan bahkan teman berantem/tawuran kala itu. Guru dari Mas Sukomartoyo antara lain RM Soenardi (Perguruan Tunggal Hati) di kampung Brontokusuman (sisi timur kampung Timuran Yogyakarta). Mas Sukomartoyo mengajak latihan ke Pak Nardi. Disana sedang digiatkan kegiatan seni dan olahraga dengan nama RAS (Rukun Agawe Santosa). Ada voley, seni tari, pencak silat dll.

Menurut Mbak Edi, Pak Saring melarang Mas Poeng dan Mas Budi ikut di pertunjukan pertunjukan yang dikirim oleh RAS/Tunggal Hati denga…

Misteri Melihat Tanpa Mata: Kemampuan Hampir Selalu Ada pada Hubungan Ibu dan Anak

Intisari-Online.com – Kemampuan melihat tanpa mata sebenarnya sudah dimiliki oleh setiap orang, namun sering tidak disadari.

Misalnya, pada hubungan batin antara ibu dan anak. Saat si anak sakit, sang ibu bisa merasakan padahal keduanya berada di tempat terpisah yang berjauhan.

Kemampuan ini disebabkan oleh adanya medan listrik yang menyelubungi tubuh manusia, yang lebih dikenal sebagai aura atau prana.

Karena itu, seluruh bagian tubuh bisa digunakan untuk mengenali getaran dari benda-benda di sekitar. Kemampuan dasar ini bisa dilatih agar makin kuat listrik dan kepekaannya.