Posts

Misteri Melihat Tanpa Mata: Kemampuan Hampir Selalu Ada pada Hubungan Ibu dan Anak

Intisari-Online.com – Kemampuan melihat tanpa mata sebenarnya sudah dimiliki oleh setiap orang, namun sering tidak disadari.  Misalnya, pada hubungan batin antara ibu dan anak. Saat si anak sakit, sang ibu bisa merasakan padahal keduanya berada di tempat terpisah yang berjauhan.  Kemampuan ini disebabkan oleh adanya medan listrik yang menyelubungi tubuh manusia, yang lebih dikenal sebagai aura atau prana. Karena itu, seluruh bagian tubuh bisa digunakan untuk mengenali getaran dari benda-benda di sekitar. Kemampuan dasar ini bisa dilatih agar makin kuat listrik dan kepekaannya.

Orang Buta Juga Bisa Melihat dengan Nyata

Image
Oleh  Moh Habib Asyhad Intisari-Online.com -  Pada tahun 1987 Budi Santoso Hadi Poernomo, guru besar PPS Betako Merpati Putih, memperkenalkan "ilmu getaran" ini kepada tunanetra. Mula-mula ia mengajarkannya kepada beberapa tukang pijat tunanetra. Sebelumnya, usai berlatih, setiap orang mendapat ganti rugi ongkos pijat selama satu jam karena waktu yang terbuang. Namun, 2 – 3 bulan kemudian setelah merasakan manfaatnya, mereka tetap berlatih meski tanpa dibayar. Mas Budi Santoso Alm Dari situlah kemudian terselenggara latihan untuk para tunanetra dari 12 kota di wilayah Jawa dan Bali secara gratis. Ia berusaha mengumpulkan dana untuk penyelenggaraan itu mengingat sebagian besar tunanetra berasal dari kalangan ekonomi lemah. Saat ini kegiatan itu dihentikan untuk sementara waktu karena ketiadaan dana. Yang terselenggara adalah program swasembada yang dinanlai The Mission Impossible . Program ini bertujuan-melatih tunanetra agar dapat seperti orang normal. Program un...

Video Imam Supriadi dan PPS Betako Merpati Putih

Saya tidak bisa berkomentar dari pernyataan #Nehemia Budi Setyawan sebagai pewaris Merpati Putih. Namun setelah mengunjungi profil Imam Supriadi barulah saya bisa memahami dan melihat mengapa munculnya pernyataan dari fb dari Mas Hemi tersebut serta komentar dari anggota-anggota MP. Dari beberapa foto pada profil Imam Supriadi sebagai bukti bahwa beliau memakai pakaian MP tapi kejanggalan yang nampak adalah pakaiannya tidak secara lengkap pakaian MP, seperti tidak menggunakan tali baju pada bagian dadanya, memakai sabuk yang posisi tidak tepat, memakai kaos dalam dan memakai kopiah ketika melakukan latihan. Dan pada peragaan tata gerak yang dilakukan pada pukulan saat melatih anak-anak nampak leyek belakang yang dilakukan dan bentuk pukulan tidak sempurna banding bentuk gerakan yang sama pada beberapa video Merpati Putih dan bebapa foto gerakan anggota MP yang sudah minimal memakai sabuk merah pada tingkatannya. Jadi tinjauannya sangat disayangkan kalau beliau "seolah-olah...

In Memoriam Poerwoto Hadi Poernomo alias Mas Poeng

Image
Mas Poeng saat wawancara di Palembang Ribuan Pelayat Lepas Guru Besar PPS Betako Merpati Putih Editor : Danar Widiyanto | Kamis, 29 Mei 2014 | 21:51 WIB KOKAP (KRjogja.com) - Ribuan pelayat menghadiri prosesi pemakaman jenazah guru besar Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih (MP) Poerwoto Hadi Poernomo alias mas Poeng di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bulu, Pedukuhan Ngulakan Desa Hargorejo Kecamatan Kokap, Kamis (29/5/2014). Mas Poeng meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Ghuangzou, Cina pada Jumat (23/5/2014) lalu. Selain dihadiri seribuan anggota MP dari seluruh dunia, proses pemakaman juga diikuti sejumlah anggota Komando Pasukan Khusus (Kopasus) dan masyarakat umum. Almarhum dimakamkan dengan upacara perguruan MP. Seluruh anggota MP memberi penghormatan terakhir kepada jenazahnya. Ketua Umum PPS Betako Merpati Putih, Taufan Eko Nugroho menjelaskan, mas Poeng meninggal pada usia 70 tahun, setelah menderita penyakit komplikasi kanke...

Mas Poeng Guru Besar MP di Palembang

Image
Mas Poeng Memasuki Area Upacara Mas Poeng dan Penari Tanggai Tulisan dibawah ini merupakan hasil dari pembicaraan Mas Poeng dengan wartawan tv dan media cetak di Palembang, saat peresmian MP Cabang Palembang , semoga bermanfaat.

Sumbangsih Merpati Putih Pada Tuna Netra

Image
Rehabilitasi tuna netra ternyata tidak hanya dilakukan secara medis. Untuk bisa membuat tuna netra melihat bahkan mampu mendeteksi dan mengenal semua benda yang tadinya kasat mata dapat dilakukan melalui latihan-latihan fisik dan mental tertentu.

Beladiri "Merpati Putih" Pukau Pasukan UNIFIL - MP Palembang

LEBANON, Kompas.com   - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), khususnya Satgas Indo FPC (Indonesian Force Protection Company) XXVI-D2, mempertontonkan seni beladiri tangan kosong asli Indonesia, Merpati Putih , di Lebanon. Mereka mementaskan beladiri tersebut pada acara Medal Parade Tahun 2012, yang sekaligus ingin menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia mempunyai beladiri yang tidak kalah dengan beladiri dari negara-negara lain. Untuk memeriahkan acara ini, Satgas Indo FPC XXVI-D2 menampilkan pertunjukan beladiri Merpati Putih yang dibarengi dengan pertunjukan Debus. Personel yang melaksanakan pertujukan beladiri Merpati Putih ini terdiri dari 8 satgas Indo FPC XXVI-D2, yaitu Lettu Inf Gilang Nugraha, Kopda Bambang Irawanto, Praka